Kamis, 25 Juni 2015

Monggo Pinarak

Wedangan adalah salah satu ikon yang tak bisa lepas dari kota solo/Klaten. Sebutan Wedangan, atau angkringan, atau hik-hikan, merujuk pada sebuah aktifitas berjualan di malam hari pada sebuah tempat/lokasi. Yang dijual di tempat itu adalah makanan dan minuman (wedang) semisal; wedang jahe, teh, wedang jeruk, makanan ringan berupa macam jenis gorengan, aneka sate, dan aneka makanan olahan lainnya.

Namun  yang paling khas dan dapat ditemui di hampir semua wedangan adalah nasi kucing (nasi bungkus), biasanya disediakan dalam satu porsi kecil.  Seiring perkembangan waktu, nganjumlah penjual wedangan semakin bertambah, cara penyajian pun semakin beragam.

Demikian juga pembeli yang berasal dari beragam kalangan mempunyai banyak pilihan wedangan. Kadangkala pembeli mendatangi wedangan bukan saja bertujuan untuk menikmati makanan yang disajikan saja, tapi juga sekaligus mencari suasana berbeda untuk sekedar hang out, mengobrol dengan teman akrab, menikmati suasana kota di malam hari.  Demikianlah, wedangan berkembang dari sekedar menjual makanan dan minuman, kemudian juga berusaha menjual suasana.

Aneka menu angkringan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar